Salman dan Salma

“Walau enggak ada polisi, yang namanya aspal itu tetap keras. Kena kepala langsung benjut. Sakit. Bahkan bisa berdarah dan gegar otak. Kamu pikir mentang-mentang enggak ada polisi lalu tiba-tiba aspalnya berubah jadi kasur empuk? Mikir! Makanya pakai helm walau cuma dekat!”

Begitulah suatu sore Salman terkena marah oleh orangtuanya. Ia hendak ke minimarket untuk membeli penganan. Karena dekat, pikirnya, tak perlulah ia memakai helm. Padahal emaknya sudah teriak-teriak mengingatkan sebelum ia pergi. Baca lebih lanjut

Iklan