Sepasang Kekasih Beraroma Kopi

kopi-tumpah2-600x600

 

Beberapa hari sebelum Drajat keluar dari rumah tahanan, seorang rekannya yang sesama narapidana bertanya ke mana ia akan pergi setelah ini dan Drajat hanya menggelengkan kepalanya. Ia terdiam. Namun, sesaat kemudian ia berkata, “Aku ingin bertemu anakku. Tapi aku tak punya nyali.”

“Kenapa? Pulanglah. Temui anakmu.”

“Aku sudah cerai dengan istriku. Tak tahu ia akan menerimaku kembali atau tidak.”

“Setidaknya kau sudah menuntaskan rindumu kepada anakmu. Pulang saja. Katakan kepada istrimu bahwa kini kau sudah berubah.”

Drajat kembali terdiam. Ia memikirkan apa yang akan ia lakukan ketika kakiknya melangkah keluar dari rumah tahanan. Baca lebih lanjut

Iklan

Salman dan Salma

“Walau enggak ada polisi, yang namanya aspal itu tetap keras. Kena kepala langsung benjut. Sakit. Bahkan bisa berdarah dan gegar otak. Kamu pikir mentang-mentang enggak ada polisi lalu tiba-tiba aspalnya berubah jadi kasur empuk? Mikir! Makanya pakai helm walau cuma dekat!”

Begitulah suatu sore Salman terkena marah oleh orangtuanya. Ia hendak ke minimarket untuk membeli penganan. Karena dekat, pikirnya, tak perlulah ia memakai helm. Padahal emaknya sudah teriak-teriak mengingatkan sebelum ia pergi. Baca lebih lanjut

Perawan Tua dari Tuban

Tukang Tenun
Tukang Tenun

Di dalam sebuah kereta, saat pertama kali kami bertemu, Savitri—yang sekarang menjadi istriku—pernah bercerita: bahwa saat ia masih perawan, ia pernah hendak dinikahkan dengan paksa oleh Ibunya. Namun ia batal menikah karena suatu masalah. Sebelum aku berangkat kerja, izinkan aku untuk menceritakannya sebentar, bercerita tentang bagaimana Tuhan sangat pandai dalam mengatur jodohnya. Begini ceritanya..

Baca lebih lanjut

Savitri Jadi Sintren

Sintren

Pada malam bulan purnama, kau akan melihat penduduk Desa Lasem berkumpul di lapangan, melihat seorang perawan keluar dari kurungan ayam dan menari dengan memakai kacamata hitam. Ia akan menari dengan gerakan yang monoton. Dan jika sudah seperti itu, orang-orang akan percaya bahwa roh Dewi Lanjar telah turun ke bumi dan merasuki tubuhnya. Itulah tarian Sintren yang akan kau saksikan jika malam bulan purnama tiba.

Baca lebih lanjut