Tentang Sebuah Kampung Bernama Kampung Inggris

Nyelfie abis game :)               

Guys, how are you doing? Muahahaha.. blog saya akhir-akhir ini lagi sepi, dan entah kenapa tiba-tiba ingin saya isi dengan tulisan ini, tentang pengalaman saya menimba ilmu di Kampung Inggris. Wait.. Kampung Inggris? What is that?

Sebelumnya, tolong buang jauh-jauh terlebih dahulu pikiran bahwa di kampung ini seluruh penduduknya berbahasa Inggris. Tidak! Bahkan hampir semua penduduk di sini berbahasa Jawa. Begini, dinamakan Kampung Inggris karena di sini terdapat hampir 150 lebih kursusan Bahasa Inggris. Kampung ini sendiri berada di Desa Palem dan Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Alkisah, dahulu ada dua mahasiswa yang datang ke Pare untuk belajar Bahasa Inggris kepada seorang Kyai. Mereka belajar Bahasa Inggris sebagai persiapan ujian Negara di kampusnya. Namun saat mereka datang, Kyai yang ahli banyak bahasa itu ternyata tengah pergi ke luar kota. Maka diutuslah salah seorang santrinya yang bernama Kalend Osen untuk menggantikannya mengajar. Proses belajar mengajar yang cukup singkat pun dilakukan di serambi masjid.

Tak disangka, sesaat setelah melaksanakan ujian negara,  kedua mahasiswa tersebut datang kembali mengabarkan bahwa mereka lulus ujian. Kabar tentang kepandaian Mr. Kalend Osen pun menyebar ke beberapa mahasiswa lain. Sejak saat itu, Mr. Kalend mendirikan lembaga kursus bernama Basic English Course (BEC). Para alumninya kemudian didorong untuk kembali ke Pare dan membuat lembaga kursus sendiri. Dan akhirnya, sampai sekarang kampung tersebut terkenal sebagai Kampung Inggris.

Saya sendiri sebenarnya sempat ke sini selama satu bulan saat masih menjadi mahasiswa tingkat akhir sekali. Alasannya? Karena saya harus menggunakan Bahasa Inggris saat konsultasi skripsi. Keren banget ‘kan dosen pembimbing saya? Saya yang saat itu Bahasa Inggrisnya masih acak adut macam Syahrini, terpaksa ke kampung ini sembari mengerjakan skripsi demi wisuda tepat waktu 🙂

Usai wisuda, karena jatuh cinta dengan Bahasa Inggris, saya akhirnya kembali lagi bulan April kemarin. Saya ke sini untuk fokus di TOEFL dan Speaking. TOEFL saya perlukan untuk mendapat beasiswa S2, sedangkan speaking sangat berguna untuk kerja.

 

How to Get There?

Ada banyak cara untuk ke Kampung Inggris. Jika pakai pesawat, turunlah di Surabaya atau Malang. Dari kedua kota tersebut bisa naik bus dari Terminal Bungurasih Surabaya (tarif Rp. 30ribu) atau Terminal Landungsari Malang (tarif Rp. 21ribu) dan turun di perempatan Kampung Inggris. Dari perempatan bisa naik ojek atau becak dan minta langsung diantar ke tempat kursus.

Jika naik kereta, bisa turun langsung di Stasiun Kediri lalu dilanjutkan dengan ojek. Tawar saja 50ribu. kalau lebih jangan mau karena tarif dasarnya 40ribu. Jika terlalu mahal, bisa memakai angkot. Tapi kudu naik becak dulu Rp. 15 ribu ke jalan raya, baru lanjut naik angkot dan minta langsung diturunin di tempat kursusnya.

Nah, jika sudah sampai di Kampung Inggris, jangan lupa menyewa sepeda. Lho, buat apa? sepeda ini satu-satunya alat transportasi di Kampung Inggris. Nggak mungkin tho ke ATM, beli makan, bahkan berangkat kursus jalan kaki? Capek boo.. Panas..

Murah, sebulan cuma 80ribu
Murah, sebulan cuma 80ribu

 

Lalu Bagaimana Cara Mendaftarnya?

Hampir semua lembaga kursus di sini dimulai dari tanggal 10 dan 25 setiap bulannya. Jadi, daftarlah dua minggu hingga satu bulan sebelum keberangkatan. Bisa mendaftar lewat kampung-inggris.com atau web masing-masing lembaga. Bisa juga mendaftar saat baru sampai, tapi ini tidak disarankan karena ditakutkan kelasnya penuh.

Lembaga kursus di sini mempunyai fokusnya masing-masing. Ada yang berfokus di TOEFL, IELTS, speaking, grammar, dll. Durasi belajarnya paling pendek 2 minggu, paling panjang 1 bulan. Silakan pilih sesuai kebutuhan.

Jadwal salah satu lembaga kursus
Jadwal salah satu lembaga kursus (click to zoom image)

 

Untuk programnya sendiri ada yang pakai paket ada pula yang reguler. Apa bedanya? Kalau paket biasanya sudah termasuk asrama wajib Inggris dan jadwal yang sudah ditentukan. Jadwalnya padat antara 5-6 pertemuan dalam sehari, dimulai dari jam lima pagi hingga delapan malam.

Jadwal per hari
Jadwal per hari pakai paket (click to zoom image)

Program semacam ini cocok untuk yang ingin fokus speaking. Akan ada punishment jika kita memakai bahasa selain Bahasa Inggris. Punishment-nya pun macam, mulai dari bayar denda, push-up, menyanyi, hingga membersihkan WC. Tapi seru kok.. Punishment inilah yang kemudian memotivasi kita untuk giat belajar.

our f*cking rules
our f*cking rules
Asramanya macam hostel, satu kamar berempat
Asramanya macam hostel, satu kamar berempat

Nah, beda lagi dengan yang reguler. Kalau reguler jadwalnya tinggal pilih yang telah disediakan dan tidak memakai asrama tapi cari kost sendiri. Kost-nya murah kok, antara 150-300 per bulannya karena biasanya satu rumah dengan penduduk asli. Nah, enaknya program reguler ini kita bisa belajar di beberapa lembaga sekaligus dalam satu hari. Pagi bisa di A, siang di B, malam di C. Tinggal sesuaikan sendiri jadwalnya.

Saya sendiri selama 3 bulan di Kampung Inggris belajar dan tinggal pindah-pindah. Sebulan pertama saya belajar TOEFL di ELFAST. Kebetulan program yang saya ambil satu paket dengan asrama, jadi tidak perlu cari kost. Dua bulan sisanya saya berpindah-pindah lembaga kursus yang berfokus di speaking. Ada sedikit tips dari saya, jika ingin fokus TOEFL (atau grammar) dan speaking macam saya, pilihlah TOEFL terlebih dahulu. Mengapa? Karena jika speaking terlebih dahulu ditakutkan pas pulang speaking skill­­-nya hilang. Di TOEFL atau grammar kita belajar teorinya, lalu di speaking kita belajar cara pengaplikasiannya.

Pembelajaran di outdoor biar nggak jenuh
Pembelajaran di outdoor biar nggak jenuh

Nah, jika bingung memilih lembaga kursusnya, ini saya beri rekomendasi berdasarkan pengalaman saya. Tenang, saya bukan buzzer yang suka promo kok.

  1. TOEFL
  • ELFAST

Pilihlah paket TOEFL di lembaga ini. Biayanya 600ribu sudah termasuk asrama. Kelebihannya, di sini akan dibahas semua materi-materi yang diujikan di TOEFL (listening, structure, dan reading). Ada scoring tiap Senin, Rabu, dan Jumat malam untuk mengetahui perkembangan score TOEFL kita.

  • OXFORD ILA

Di sini mempunyai kelebihan dalam pemahaman materi yang mendalam. Lebih banyak mengerjakan soal-soal latihan. Programnya sendiri reguler, jadi silakan cari kost-kostan sendiri dan waktunya menyesuaikan.

CATATAN: Kalau mau ambil program TOEFL, minimal punya dasar bahasa inggris macam grammar dan sering dengerin orang ngomong pakai bahasa inggris. Kenapa? Karena di kelas TOEFL itu kita lebih banyak praktik dan nggak ada pembahasan materi bahasa inggris yang dasar banget. Saran ane kalau belum punya basic, ambil aja program grammar dan speaking dulu.

  1. IELTS
  • ELFAST

Sama seperti TOEFL, di ELFAST juga ada scoring-nya untuk IELTS. Apa bedanya TOEFL dengan IELTS? TOEFL itu pasif (listening, structure, dan reading), IETLS itu aktif (plus writing dan speaking).

  • Global English

No comment, karena belum pernah mencoba. Tapi dari segi peminatnya, Global paling banyak muridnya dalam hal IELTS.

 

  1. Grammar
  • Global E
  • Smart

Selama 6 bulan kita akan belajar grammar dari basic hingga advance. Silakan pilih lembaga ini lalu aplikasikan dalam speaking dan TOEFL.

  • ELFAST
  • Kresna

Kresna terkenal lembaga paling murah di Kampung Inggris. Boleh pilih di sini untuk grammar.

  1. Speaking
  • Daffodils

Daffodils ialah spesialis ngomong Bahasa Inggris gaya British. Pendirinya sendiri ialah mantan international speaker.

  • Marvelous

Jika daffodils speasialis gaya British, Marvelous speasialis gaya American. Pendirinya sendiri pernah menempuh studi di Amerika selama 5 tahun.

  • Mr. Bob

Nah, kalau Mr. Bob ini cocok buat yang pengin belajar speaking dasar. Dalam pembelajarannya banyak menggunakan permainan-permainan seru untuk melatih lidah kita.

 

Nah, jika weekend bingung mau ke mana, kalian bisa traveling keliling Kota Kediri atau sekitarnya. Di Kediri sendiri ada Simpang Lima Gumul dengan bangunan khasnya yang mirip Arc de Triomphe di Paris itu.

Simpang Lima Gumul
Simpang Lima Gumul

Jangan lupa untuk mencicipi ketan susu yang fenomenal itu. Tempat jualnya di dekat Daffodils. Tempatnya kecil, tapi kalau sore, wuiihh.. peminatnya banyak. Cocok untuk pecinta sunset karena tempatnya di tengah sawah.

Minta, Dek?
Minta, Dek?

Juga jangan lupa pergi ke gua Surowono. Mmm.. gimana ya? Sebenarnya bukan gua sih, tapi mirip gorong-gorong sepanjang 1km yang dialiri air. Guanya sempit, masuknya kudu nunduk dan siap-siap. Cobain aja, seru kok. Di dekatnya ada pula Candi Surowono.

Area Candi Surowono
Area Candi Surowono
Bareng salah satu pengajar. Yakin nggak mau diajar sama miss ini?
Bareng salah satu pengajar. Yakin nggak mau diajar sama miss ini?

Bagaimana? Masih butuh informasi lebih tentang Kampung Inggris? Silakan tinggalkan jejak di kolom komentar. Insyaallah saya bantu semampunya.

Bagaimanapun juga, Bahasa Inggris merupakan kebutuhan kita di masa sekarang. Mari kita permahir skil Bahasa Inggris kita demi terbukanya pintu-pintu untuk meraih mimpi di masa mendatang. Have a nice day, guys!

Iklan

8 thoughts on “Tentang Sebuah Kampung Bernama Kampung Inggris

  1. wah kebetulan tertarik bro kesana. cuma cari waktu yang pas karena kebetulan kerja juga. btw saya umur 23an. kalo disana kebanyakan range umurnya berapa ya?? takutnya kebanyakan yang baru lulusan sma. LOL

    • Haha, saya juga umur segituan kok. Kalau libur sekolah kebanyakan memang anak SMA. Tapi kalau hari-hari biasa atau libur kuliah ya yang dateng anak-anak seumuran kita. Mereka ke sini biasanya buat persiapan S2 atau kerja. Ayo main ke Kampung Inggris 🙂

  2. saya ketemu blog ini dari kaskus. menarik kak. ilmunya membantu. boleh minta kontak atau id line? saya minat mau ke kampung inggris tapi butuh guide. hehehehe mohon bantuannya ya.

    add line saya :ramaabd

    makasih kak tulisannya cukup membantu

  3. Saya emak 2 anak umur 36 thn, mau ikut dgn anak ku yg umur 10 thn, kira2 ikut program yg mana ya? Biar bisa ngomong english juga😀

  4. Bingung banyak sekali pilihan di kampung inggris. Adik saya akan kesana. Adik saya benar-benar pemula,bahkan tidak bisa bahasa inggris dan minder pula.. Sebaiknya lembaga apa ya. Mau yg 3 bulan langsung. Biar focus. Baca 2 ada access, marvelous, universal, ada rekomendasi? Tenkiu

Tinggalkan Komentar Setelah Membaca Tulisan Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s