Ular di Persawahan

Aku ingin menceritakan sesuatu kepada kalian. Walaupun aku bisu, semoga kalian mengerti gerak tubuhku.

 

Dua minggu yang lalu, saat aku sedang menanam padi, aku melihat seekor ular sawah yang besar. Kulitnya hitam mengkilat. Dan matanya merah menyala. Ia melihatku. Mendesis dengan kepala terangkat ke atas, lalu mengejarku. Aku yang saat itu sedang jongkok, langsung lari menjauh. Tapi sial! Aku terpeleset.

 

Ular itu semakin mendekat. Kugerakkan tubuhku ke belakang, berusaha menjauh darinya.

 

Tak sadar, ternyata aku sudah di ujung persawahan. Tak ada cari lagi untuk menjauh. Ia menjulurkan lidahnya. Saat aku hendak memukulnya, tiba-tiba ia berubah menjadi manusia.

 

“Hahaha, ternyata kau takut ular! Aku ini isterimu, Sayang. Jangan takut!” Katanya sambil menciumku.

Iklan

Tinggalkan Komentar Setelah Membaca Tulisan Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s